Saturday, March 1, 2008 - SPEEDY TUMBANG
Speedy Putus, Telkom Minta Frekuensi Baru Jakarta - Telkom mengalihkan sebagian trafik koneksiinternasional yang saat ini tengah lumpuh melalui satelit dan radiotransmisi digital. Sayangnya, yang dapat di-handle cakupannya masih sangat kecil.
Vice President Public & marketing Communication Telkom Eddy Kurnia menjelaskan, konsekuensi trafik internet yang bisa di-handlehanya 10% saja. "Mengingat bagaimanapun dari sisi bandwidth, satelitdan radio transmisi yang masih jauh di bawah fiber optik," kilahnya.
Eddyjuga beralasan, frekuensi untuk backbone microwave Speedy sebenarnyaterbatas, sehingga menghimbau kepada pemerintah agar memberikan izinpenambahan frekuensi baru. Langkah ini, menurutnya, akan sangatmembantu menghindari dampak gangguan serupa di waktu-waktu mendatang.
Mengenaisebab terputusnya kabel fiber optik tersebut, hingga saat ini Telkommasih sibuk melakukan penelitian. "Prioritas kami melakukan perbaikansesegera mungkin, agar komunikasi internet bisa secepatnya pulih,"tandasnya, dalam keterangan tertulis yang diterima detikINET, Jumat (29/2/2008). ( ash / ash ) http://www.detikinet.com/index.php/detik.read/tahun/2008/bulan/02/tgl/29/time/142228/idnews/902054/idkanal/328
Belum Bisa Memastikan, Telkom Masih Berjuang PT Telkom sampai sore ini belum bisamemastikan sampai kapan sambungan internasional internetnya lumpuh.Mereka hanya mengatakan masih terus berjuang di medan 'tempur'.
VicePresident Public & marketing Communication Telkom Eddy Kurniamenjelaskan, kerusakan yang terjadi di kabel fiber optik tersebut cukupberat, dan saat ini pihaknya masih berjuang untuk mengupayakanperbaikan selesai hari ini.
Namun, perjuangan jajaran timperbaikan Telkom di lapangan dinilai juga tidak mudah. "Terutamaterkait pendeteksian kabel yang rusak, itu tidak mudah dan perluwaktu," tuturnya, ketika dihubungi detikINET, Jumat (29/2/2008).
Terkaitkompensasi, Eddy mengaku hal itu dimungkinkan saja terjadi. Namun saatini, pihaknya belum memutuskan karena sedang ingin konsentrasi dulu keperbaikan kabel yang rusak.
"Kita nanti akan coba evaluasisecara keseluruhan, yang jelas kami akan membuat keputusan yangmemperhitungkan kepentingan pelanggan," tandasnya.
Jadi, ya kita tunggu saja janji Telkom. ( ash / ash ) http://www.detikinet.com/index.php/detik.read/tahun/2008/bulan/02/tgl/29/time/163352/idnews/902152/idkanal/328
Telkom Diharap Beri Diskon Pelanggan Speedy Beberapa pelanggan Telkom Speedy mulai menyuarakan kegelisahan mereka lewat detikINETterkait matinya koneksi internasional Telkom. Meski Telkom telahmeminta maaf, pelanggan berharap ada diskon tagihan bulan berjalan.
Pembacabernama Arista, yang mengaku sebagai pelanggan Speedy, berharap koneksiTelkom Speedy bisa cepat diperbaiki. "Soalnya banyak yang dirugikankerena ini. Dan kalau perlu melakukan diskon pada pembayaran bulan inikarena kita sangat dirugikan. Bukan cuma maaf yang kami butuhkan,"tukasnya.
Pembaca lainnya bernama Eka Purwaningsih punmenyuarakan kesedihannya karena koneksi yang terganggu. "Sedih bangetkarena besok saya ada kuliah dan saya punya tugas yang harus sayasampaikan besok, sedangkan warnet di sekitar saya nggak tau juga merekapake speedy atau tidak," tuturnya.
Eka pun mengatakan gangguankoneksi internet terjadi juga di tempatnya bekerja. Padahal, lanjutnya,pekerjaannya sangat tergantung dengan internet.
Bobby Sant, pengelola situs komunitas pencinta anjing, pun ikut berkomentar. "Lucunya, tadi pagi saya bisa buka website avanzaxenia.net tapi web AnjingKita.Com kagak bisa padahal satu server," ia mengisahkan.
Anda punya pengalaman, keluhan atau kisah seputar matinya koneksi internasional Telkom? Kirimkan ke redaksi [at] detikinet.com. ( wsh / wsh ) http://www.detikinet.com/index.php/detik.read/tahun/2008/bulan/02/tgl/29/time/144825/idnews/902080/idkanal/328
Pekerja TI Lokal Disalip Vietnam Putusnya sambungan internasional Telkom berdampak besar bagi pekerjaTeknologi Informasi di Indonesia. Gara-gara putus, mereka pun bisakalah oleh Vietnam dan India.
Hal itu yang dikeluhkan oleh pembaca detikINET,bernama Marlon Keintjem. Internet Web-Content Developer itu merupakankaryawan jarak jauh dari perusahaan yang berkantor di luar negeri.Sehari-hari Marlon mengaku menggunakan koneksi Telkom Speedy.
Matinyakoneksi Speedy membuat Marlon dan rekan-rekannya sesama karyawan jarakjauh berpotensi kehilangan pekerjaan. "Walaupun memang saya mempunyaikoneksi cadangan dari ISP lain berbasis CDMA ataupun GPRS/3G, tapiSpeedy sebagai ISP pilihan awal bagi saya dan teman teman yang tersebarremotely di Indonesia, problem ini bisa menjadi dasar kehilangan pekerjaan kami," ujarnya dalam e-mail yang diterima, Jumat (29/2/2008).
Kualitaspekerjaan mereka pun bisa tercoreng akibat hal ini dan perusahaan diluar negeri dikhawatirkan akan beralih ke negara lain. "Karena clientakan cenderung mempekerjakan tenaga-tenaga TI yang sudah menjadisaingan yang berasal dari Vietnam, Papua Nugini dan India," keluhnya.
Keluhanjuga disampaikan pengelola warnet 'Online Warnet' di wilayah Cibadak,Sukabumi. Menurut sang pengelola, yang tidak menyebutkan namanya,koneksi di warnetnya diketahui bermasalah sejak pukul 06.30 WIB.
"Biasasarapan pagi saya selalu mencoba membuka situs detik.com karena inginmendapat berita terbaru saat ini dan bisa. Namun sambil itu, sayamencoba membuka situs lain (mungkin servernya di luar negeri) kok "problem loading page", terus coba lagi google, yahoo, friendster error semua," ia bercerita.
Menurutsang pengelola 'Online Warnet' koneksi di warnet itu masih bermasalahhingga pukul 13.38 WIB. "Belum tahu gangguan ini sampai kapan, karenaCostumer Service 147 masih belum ada kepastian," ujarnya. ( wsh / wsh ) http://www.detikinet.com/index.php/detik.read/tahun/2008/bulan/02/tgl/29/time/161026/idnews/902139/idkanal/328
Telkomsel Kena Imbas Putusnya Serat Optik Telkom Putusnya jaringan serat optik PT Telkom tak hanya mengakibatkanterganggunya layanan Speedy dan Telkomnet Instan, tapi juga gangguankomunikasi di beberapa operator khususnya Telkomsel. Akibat kejadianitu, dua ruas jalur serat optik yang dipergunakan Telkomsel di TanjungPandan dan Baturaja turut terganggu.
General Manager CorporateCommunication Telkomsel Aziz Fuedy mengatakan, berkaitan dengankejadian tersebut, komunikasi pelanggan antar Telkomsel memang tidakmengalami gangguan. Namun untuk komunikasi internal antar kota sepertike Jambi, Bengkulu dan beberapa kota lain di Sumatera serta ke Jawamengalami gangguan.
"Begitu juga komunikasi dengan nomor PSTN dan fix wireless juga terganggu," katanya kepada detikINET yang dihubungi via telepon, Jumat (29/2/2008).
Telkomseljuga menyampaikan permohonan maaf atas ketidaknyamanan yangditimbulkan. "Kami berharap gangguan bisa diatasi karena saat ini timTelkom terus melakukan trouble shooting. Kami masih terus melakukan koordinasi," tandasnya. ( dwn / dwn ) http://www.detikinet.com/index.php/detik.read/tahun/2008/bulan/02/tgl/29/time/141609/idnews/902046/idkanal/328
Omset Warnet Non-Speedy Naik 50 Persen Bandung - Lumpuhnya sambungan internasional Speedymenjadi keuntungan bagi warnet-warnet yang menggunakan ISP (InternetServis Provider) lain. Di Bandung, warnet non-Speedy mengalamipeningkatan omset hingga 50 persen.
Salah satu warnet yangketiban untung yakni Cartoonet di Jl. Surapati no. 153B. Sejak pukul10.00 WIB, konsumen sudah antre. Bahkan hingga pukul 15.00 WIB semuaunit terisi penuh. Selain menggunakan Speedy, warnet ini jugamenggunakan Jalawave Conection 128Kbps sebagai back-up.
"Disini ngantre sampai jam tiga sore. Yah, ada peningkatanlah sekitar 50persen dari hari biasa," Ujar pengelola Cartoonet Widi kepadadetikbandung, Jumat (29/2/2008).
Widi menjelaskan, kebanyakankonsumennya adalah kalangan mahasiswa dan pelajar. Selain untukkeperluan tugas, sebagian juga karena memang addicted dengan internet.
Di sekitar Cartoonet, terdapat setidaknya lima warnet lain. Dua di antaranya tidak menggunakan back-up selain Speedy. "Jadinya yang mau internet datang ke sini," tambah Widi.
Tonimahasiswa Institut Teknologi Bandung (ITB) yang di rumah kontrakannyaberlangganan Speedy, merupakan salah satu yang mendatangi Cartoonet."Speedy mati. Di kosan speedy putus total, makanya gue ke warnet,"ujarnya kesal. ( lom / dwn ) http://www.detikinet.com/index.php/detik.read/tahun/2008/bulan/02/tgl/29/time/184755/idnews/902262/idkanal/328
Akhirnya, Speedy Normal Kembali Setelah berjuang keras memperbaiki kerusakan yang terjadi di kabel
fiber optik, sambungan internasional internet PT Telkom yang sebelumnya
sempat lumpuh akhirnya pulih.
Melalui pesan singkatnya yang diterima detikINET,
Sabtu (1/3/2008), Vice President Public and Marketing Communication
Telkom Eddy Kurnia menegaskan bahwa sekitar pukul 23.50 WIB, akses
jaringan internet pada ring Jasuka (Jakarta-Tanjung
Pandan-Pontianak-Batam-Pekanbaru-Palembang-Baturaja-Lampung-Jakarta)
jalur darat berhasil diperbaiki.
Akses Speedy kini sudah normal
kembali setelah dilakukan penyambungan fiber optik sehingga koneksi
dari dan ke Sumatera, termasuk gateway internasional, sudah berfungsi
normal.
Mengenai sebab musabab terputusnya kabel fiber optik tersebut, ketika dikonfirmasi detikINET
via telepon, pihak Telkom mengaku masih melakukan investigasi. Telkom
juga menyampaikan permohonan maafnya atas ketidaknyamanan akibat adanya
gangguan tersebut.
( dwn / dwn ) http://www.detikinet.com/index.php/detik.read/tahun/2008/bulan/03/tgl/01/time/101906/idnews/902317/idkanal/328
|