Wednesday, March 12, 2008 - Asosiasi Warnet Pertimbangkan Gugat Telkom
Jakarta - Asosiasi Warnet Indonesia (Awari) menyesalkan keputusan PT Telkom yang tidak memberi kompensasi
kepada pelanggan ketika koneksi internasional Speedy lumpuh beberapa
waktu lalu. Awari pun tengah mempertimbangkan untuk menyeret perusahaan
telekomunikasi terbesar di Indonesia itu ke pengadilan.
Irwin Day, Ketua Umum Awari mengatakan, gugatan tersebut bersifat class action
dan saat ini masih digodok di internal Awari. "Tapi di sini
penggugatnya bukan Awari, tapi pengguna. Awari hanya menjembatani
saja," ujarnya ketika dihubungi detikINET, Rabu (12/3/2008).
Namun,
lanjut Irwin, keputusan untuk menyeret Telkom ke pengadilan masih belum
final. "Kita belum menentukan langkah selanjutnya, tapi kemungkinan itu
(meng-class action Telkom) masih ada," imbuhnya.
Kalangan warnet memang menjadi salah satu pihak yang paling terimbas
insiden putusnya koneksi internasional Telkom. Pasalnya, hampir 50%
warnet diprediksi merupakan pelanggan Speedy. Dengan tidak adanya
kompensasi, mereka pun harus gigit jari tak mendapat restitusi (ganti
kerugian).
Bahkan, Irwin tak segan untuk menilai ISP (Internet Service Provider)
kecil lebih bisa melayani ketimbang Telkom. "Meski perusahaan kecil,
mereka masih melakukan restitusi. Misalnya layanan mereka terputus,
mereka menghitung berapa putusnya, lalu ada kompensasinya. Namun kalau
Telkom, sepertinya tidak terpikir seperti itu," kesalnya.
Dalam
kejadian ini, Irwin melihat adanya uang pengganti atau tidak bukanlah
yang menjadi pokok persoalan. Tetapi bagaimana Telkom dapat memberikan
pelayanan kepada pelanggannya.
"Apakah ini mungkin karena mereka (Telkom-red.) perusahaan besar kali ya?," tandas Irwin.
( ash / wsh )
source : http://www.detikinet.com/index.php/detik.read/tahun/2008/bulan/03/tgl/12/time/153259/idnews/907303/idkanal/328
menang ga yah kalo jadi menggugat ... secara telkom BUMN?
|