|
February 21, 2008 at 3:38 pm · Filed under MikroTik
Akses Internet semakin banyak di butuhkan oleh berbagai pihak,
baik untuk kantor, warnet, game online, sekolah, kampus bahkan
dirumah.
Untuk lebih memudahkan pelanggan dalam mengimplementasikan
jaringan Internet di lingkungannya berikut adalah beberapa contoh
umum yang dapat digunakan dalam merancang jaringan komputer berbasis
TCP/IP.
Contoh 1.
Akses Internet melalui:
Wireless LAN (WLAN) / Leased line
Implementasi untuk:
Aplikasi untuk:
Keterangan:

Gambar 1. Jaringan Internet Sederhana menggunakan WLAN
Contoh 2.
Akses Internet melalui:
Wireless LAN (WLAN)
Implementasi untuk:
Aplikasi untuk:
Keterangan:
Membutuhkan 4 IP Public = 1 IP Public untuk server yang dapat
diakses langsung dari Internet, 1 IP Public sebagai gateway dari
server yang ada, 1 IP Public sebagai Network Address, 1 IP Public
sebagai Broadcast Address.

Gambar 2. Jaringan Internet dengan DMZ menggunakan WLAN
Contoh 3.
Akses Internet melalui:
Wireless LAN (WLAN)
Implementasi untuk:
Perusahaan menengah
Kantor Pusat
Kampus
Aplikasi untuk:
Keterangan:
Memerlukan alokasi /29 dengan 8 IP
Public = 5 IP Public untuk server yang dapat diakses langsung dari
Internet, 1 IP Public sebagai gateway dari server yang ada, 1 IP
Public sebagai Network Address, 1 IP Public sebagai Broadcast
Address.
Memiliki Netname sendiri yang
dapat di whois dari Internet.
Membutuhkan Network/System Administrator.

Gambar 3. Jaringan Internet dengan alokasi /29
menggunakan WLAN
Contoh 4.
Akses Internet melalui:
ADSL
Implementasi untuk:
Aplikasi untuk:
Keterangan:
Jika diperlukan adanya server yang dapat diakses dari
Internet yang terpisah dengan PC Router dapat menggunakan teknik
Port Forwarding, tetapi perlu diketahui teknologi ADSL tidak
cocok untuk menempatkan web server di dalam jaringan karena sifatnya
yang Asymmetric dimana Downstream biasanya besar
tetapi Upstream kecil.

Gambar 4.Jaringan Internet Sederhana Menggunakan ADSL
menggunakan modem eksternal
Contoh 5.
Akses Internet melalui:
ADSL
Implementasi untuk:
Aplikasi untuk:
Keterangan:
Jika diperlukan adanya server yang dapat diakses dari
Internet yang terpisah dengan PC Router dapat menggunakan teknik
Port Forwarding, tetapi perlu diketahui teknologi ADSL tidak
cocok untuk menempatkan web server di dalam jaringan karena sifatnya
yang Asymmetric dimana Downstream biasanya besar
tetapi Upstream kecil.

Gambar 5. Jaringan Internet Sederhana Menggunakan
ADSL menggunakan modem internal/USB
Contoh 6.
Akses Internet melalui:
ADSL
Implementasi untuk:
Aplikasi untuk:

Gambar 6. Jaringan Internet Personal menggunakan ADSL
Contoh 7.
Akses Internet melalui:
Wireless LAN (WLAN), ADSL, Fiber Optic, Leased Line dll.
Implementasi untuk:
APARTEMENT
Gedung Perkantoran
Aplikasi untuk:
Keterangan:
Akses Internet melalui
infrastruktur kabel telepon gedung , dimana Internet di tumpangkan
pada kabel telepon yang ada di Apartment atau gedung perkantoran.
Pelanggan cukup menggunakan Home PNA Adaptor atau ADSL modem
biasa sebagai pengganti modem.
 Gambar
7. Jaringan Internet menggunakan Home PNA
|